Skripsi
PERAN MAMALIA KECIL PADA SISTEM EKOLOGI DI TAHURA BANTEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mamalia kecil, perannya dalam ekosistem, serta jenis pakan yang dimanfaatkan di Taman Hutan Raya (Tahura) Banten. Mamalia kecil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis, antara lain sebagai penyebar biji. penyerbuk, pengendali hama, serta sebagai mangsa bagi predator tingkat trofik lebih tinggi. Penelitian dilaksanakan pada November-Juni 2025 di beberapa blok Tahura Banten (koleksi, rehabilitasi, perlindungan, dan pemanfaatan) menggunakan metode jelajah dengan teknik mark recapture, observasi langsung maupun tidak langsung melalui tanda, wawancara masyarakat, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 spesies yait Maxomys surifer sebanyak 7 ckor, Galeopterus variegatus sebanyak 25 ekor, Callorociurus notatus sebanyak 17 ekor, Lomys horsfieldii sebanyak 3 ekor, Tupaia javanica sebanyak 17 ekor. Paradoxurus hermaphroditus sebanyak 1 ekor. Cyropterus bracotis sebanyak 8 ekor Peran ekologis yang teridentifikasi meliputi penyebaran biji, penyerbukan, pengendalian populasi serangga, serta menjadi bagian penting dalam rantai makanan sebagai mangsa predator. Jenis pakan utama yang dimanfaatkan berupa buah-buahan (pisang, jambu air, nangka, kedondong hutan, pepaya, bisbul, burahol, kelapa, kopi, dan anggur), biji-bijian, umbi-umbian (talas/keladi), serta bagian tumbuhan lain seperti batang atau kulit buah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa mamalia kecil berperan signifikan dalam menjaga stabilitas ekosistem Tahura Banten. Keberadaannya mendukung proses regenerasi hutan, keseimbangan rantai makanan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Hasil ini diharapkan dapat menjadi data awal keanekaragaman mamalia kecil di Tahura Banten serta mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya pelestarian dan pengelolaan kawasan konservasi.
Tidak tersedia versi lain