Skripsi
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP RETURN ON INVESMENT PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERTAMBANGAN BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024
Fenomena penurunan Return Investment (ROI) yang signifikan pada perusahaan sub sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024 menarik perhatian karena dapat berdampak pada berbagai pemangku kepentingan, termasuk investor dan kreditor, serta mencerminkan tantangan eksternal seperti penurunan harga batu bara global dan pergeseran kebijakan energi ke arah energi terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover secara parsial maupun simultan terhadap Return on Investment pada perusahaan sub sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda. Populasi penelitian adalah 24 perusahaan subsektor pertambangan batu bara yang terdaftar di BEI periode 2021-2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, menghasilkan 13 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi laporan keuangan perusahaan yang diakses dari situs web BEI. Analisis data melibatkan uji prasyarat data (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi) dan uji hipotesis (uji t dan uji F) menggunakan SPSS.
on Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) secara parsial Current Ratio tidak berpengaruh terhadap Return on Investment (2) Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return Investment (3) Total Assets Turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Investment. (4) Secara simultan Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover berpengaruh secara signifikan terhadap Return on Investment perusahaan sub sektor pertambangan batu bara periode 2021-2024.
Disimpulkan bahwa pengelolaan utang yang tidak optimal dan pemanfaatan aset yang efisien sangat krusial dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan pertambangan batu bara. Disarankan bagi perusahaan untuk mengurangi pendanaan dari utang dan meningkatkan modal sendiri untuk memperbaiki rasio utang terhadap ekuitas, serta meningkatkan efisiensi penggunaan aset untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Bagi investor, hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi.
Tidak tersedia versi lain