Studi Komprehensif
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. I G3P2A0, HAMIL, BERSALIN DENGAN KETUBAN PECAH DINI, NIFAS, BBL DENGAN ASFIKSIA, DI PUSKESMAS KALANGANYAR KABUPATEN LEBAK TAHUN 2026
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadipermasalahan yang utama di Indonesia. Di kabupaten Lebak Provinsi Banten, ada 24 kasus kematian ibu dan 253 kasus kematian bayi pada tahun 2023. Meningkat dibandingkan 2022 yang mencatat 4.005 kasus. Salah satu upaya dalam menurunkan AKI dan AKB adalah dengan memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkelanjutan, mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir. Laporan ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan asuhan kebidanan secara menyeluruh menggunakan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap Ny. 1, G3P2A0, yang mendapatkan asuhan kebidanan di puskesmas Kalanganyar Kabupaten Lebak, Asuhan dilakukan pada tanggal 27 februari 2026 sampai 28 april 2026. Pada masa kehamilan, ditemukan masalah kurangnya pengetahuan tentang kecukupan gizi ibu hamil, personal hygine, ASI Eksklusif, dan Kontrasepsi pascasalin. Saat persalinan di usia kehamilan 38 minggu, ibu mengalami ketuban pecah dini dan ditangani sesuai standar. Masa nifas berjalan normal dengan tiga kali kunjungan. Bayi lahir mengalami fetal distress, kurang bugar, dan semua asuhan dilakukan sesuai standar. Dari hasil asuhan yang telah diberikan, dapat disimpulkan bahwa asuhan komprehensif mampu membantu mendeteksi dan menangani masalah sejak dini serta meningkatkan pengetahuan ibu dalam menjaga kesehatan diri dan bayinya. Bagi penulis, pengalaman ini menjadi pembelajaran. Bagi institusi pendidikan, laporan ini diharapkan menjadi bahan ajar dan evaluasi. Bagi lahan praktik, diharapkan menjadi tempat pembinaan.
Tidak tersedia versi lain