Skripsi
PENGARUH GAME BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil studi internasional seperti PISA, menandakan perlunya intervensi pedagogis yang tepat. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis perlu menjadi fokus utama dalam pembelajaran matematika guna mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh GBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa serta membandingkannya dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di MA Daarul Ihya dengan metode eksperimen menggunakan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group untuk mengukur pengaruh pembelajaran berbasis game terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Sampel diambil secara acak dari empat kelas, masing-masing sebagai kelompok eksperimen dan kontrol, dengan teknik pengumpulan data berupa tes, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan independent sample T test. Penelitian ini menguji pengaruh model GBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di MA Daarul lhya, menggunakan Quizizz dan Kahoot dalam pembelajaran Sistem Persamaan Lincar Tiga Variabel (SPLTV). Hasilnya menunjukkan bahwa GBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan nilai post-test rata-rata kelas eksperimen mencapai 75, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 54,5. Selain itu, analisis N-Gain menunjukkan bahwa GBL efektif dengan peningkatan kemampuan siswa yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Pembelajaran GBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. 2). Terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaran GBL dan pembelajaran Konvensional.
Tidak tersedia versi lain